Kata Mutiara Senja

Posted on

Sore merupakan waktu yang tepat untuk mengungkapkan kata mutiara senja dimana pada saat tersebut matahari terbenam di ufuk barat melambaikan salam perpisahan yang artinya sudah saatnya kita bertemu dengan malam hari. Langit yang berwarna orange megah membuat suasana menjadi tenang dan perlahan sang matahari hilang seolah tenggelam di langit barat. Setiap detik tersebut akan sangat berarti jika kita melewatkannya dengan orang yang kita sayangi, ngobrol kesana kemari membahas masalah sehari-hari yang tiada henti menghampiri. Disaat itulah kita akan mengagumi betapa bahagianya diri ini karena disekitar terdapat orang-orang yang perduli dan mencintai dengan sepenuh hati. Mari kita akhiri hari ini dengan canda tawa nan hangat dan kata kata mutiara senja yang menentramkan hati.

Suasana yang tenang seolah membuat kita semakin berat mengucapkan salam perpisahan untuk hari ini. Segala lelah dan penat seketika hilang berbarengan dengan sepoi-sepoi angin sore ini. Aktivitas seharian yang penuh dengan konflik entah itu di sekolahan, pekerjaan, atau tempat lain tak akan pernah mematahkan semangat kita untuk terus berjuang demi orang yang kita cintai. Kata mutiara senja bisa dijadikan sebagai media untuk selalu instrospeksi diri agar disaat melewati sore ini kita memperoleh pelajaran baru atas apa yang sudah dilewati sepanjang hari tadi. Kata mutiara sore menjadikan seseorang agar bisa terus berbuat sebaik mungkin untuk menjadi orang yang lebih baik lagi kedepannya.

Kata Mutiara Sore Hari

…aku enggan menceritakanmu saat senja begini. Kau jauh lebih cantik dari itu

Aku baru sadar bahwa ada yg lbh indah dr senyummu, yaitu tawa kecilmu yg slalu ku rindukan saat kita duduk bersama menikmati indahnya senja

Aku mencintaimu , katamu selirih angin sore . Namun aku takut ketika aku membuka mata dan kamu tak lagi ada .

Aku pernah merindukanmu pada suatu senja, Puan. Sampai senja sore saat ini tak ada, karena baru saja ia terbit di dada masing-masing kita.

Aku sudah melihat jutaan senja, tapi tidak satupun dari mereka yang lebih indah daripada ketika kau memelukku sebagai sore yang sederhana.

Aku sudah melihat jutaan senja, tapi tidak satupun dari mereka yang lebih indah daripada ketika kau memelukku sebagai sore yang sederhana.

aku tulis catatan-catatan kecil tentang kita, lalu kugantungkan di mega senja. semoga ia mampu mengingatkanmu ketika kau mulai lupa.

apakah kautahu seperti apa tanah kelahiran air mata, kekasih? seperti senja saat tenggelam di pelupukmu yang geming.

Berhenti mencari yg sempurna untk dicintai, karena yg kamu butuh hanya dia yg tau betapa beruntung dia ketika bersamamu. •Sore•

Cinta yg paling indah adlh ketika sepasang kekasih itu bisa saling jujur, menjaga, setia, dan saling mencintai dgn tulus. Selamat Sore

Dari mataku; seekor kupu-kupu menjelajahi garis di telapak tanganmu, begitu panjang, dan hilang saat senja di matamu datang.

di akhir senja kuucap “selamat menikmati jingga kelabu senja kali ini. ketika tak ada jingga, buatlah seberkas cahayanya oleh senyummu

Jangan kurangi pahala hari ini dengan mengeluh, mengumpat, menimbun dendam, hingga saat senja hanya lelah yang kita rasa.

Jauh adalah ketika kita duduk bersebelahan di bangku taman menatap senja, tapi hati kita di bangku yang berbeda.

jika aku tak bisa menjadi bintang terang di hatimu, biarkan aku menjadi bintang paling terang yg akan selalu kau tatap ketika senja tiba..

Jika kamu tahu arti airmata, kamu akan tahu makna hujan saat senja.

Kata-katamu bisa seketika lebih bertenaga ketika merasakan rindu sambil memandang senja.

Kau tahu? #senja adlh saat terbaik menceritakan kisah rindumu pd dunia, sebab di sana akan kau temukan jawbn diantara angin dan pejaman mata

Kebersamaan kita, sama seperti dua cangkir teh di saat senja; hangat dan manis

kelak akan ada sore yang begitu sepi bagimu, satu persatu kenangan mulai kau ingat, dan tersenyum ketika giliranku lewat.

ketika dimabuk cinta hampir tak meninggalkan jeda, sela, dan waktu. hingga tak bisa membedakan pagi dan senja untuk terus memikirkan dia

Ketika matahari mulai redup, sang awan pun dengan seksama jadi penguasa langit, terimakasih untuk hujan sore ini

Ketika Sang Surya asakan lelah, sibakkan bayangan senja sembari menyumpahi gerimis. Ia bisikkan; senyummu bahagiaku.

ketika senja dalam bis kota, kau menyapaku sembari malu, dan jendela biru tempat kita bercerita mulai penuh dgn kata

Ketika senja mulai tenggelam, ketika durjana malam datang, kau tersenyum indah diantara ribuan bintang, takkan kulukai senyumu sayang

Ketika senja mulai tenggelam, ku mulai menyadari kamu yang paling berarti, dan ketika sinar matahari menyapa ku sadari kamu hanya mimpi

Ketika waktu menjelang sore, usiapun tidak terasa semakin menua, tubuh kekar kian melemah, kulit segar kian keriput,

Ketika waktu terasa membeku, kebisingan hilang, yang terdengar hanya degupan jantung kita berdua. Senja kala itu, saat bersebelahan denganmu

Maka, suatu saat nanti. Jika cinta cukup waktu, ia akan pergi. Menemukan inangnya. Dan kita kekasih, hanya sepasang ranting senja.

Pada saat mrk telah berada di usia senja itu, kesadaranku untuk melihat mereka tersenyum lepas dgn tenteram, sangat besar

Rindu menyeruak saat senja menanti malam. Geloranya tak padam, meski diam-diam kupendam.

Rindu menyeruak saat senja menanti malam. Geloranya tak padam, meski diam-diam kupendam.

saat hujan reda, senja berpura-pura bahagia. jingga seolah menampakkan bahagia, nyatanya rindu berkalang duka.

Saat jingga bersetubuh dengan gelap, sepasang mata sibuk kemasi air matanya; seakan takut, senja mencuri rindu miliknya.

Saat mata senja berlinang jingga, engkau hanya terlalu bahagia mengenang luka, seperti pergi yang lupa jalan pulangnya.

Saat nanti senja kembali,redam sejenak hujan yang menuntut malam panjang itu,sampai senja beranjak dari sini

Saat senja enggan menyala, Ijinkan kuselami keteduhamu, sebagai tabib ringkih kesepianku.

Saat senja menyapa, aku menyadari bahwa masih banyak hal indah yg Allah ciptakan selain Kamu

Saat temaram datang, jangan ikut tenggelam bersama mentari. Tapi bersinarlah bersama senja walau ia tanpa pelangi.

Sebuah keindahan tersendiri saat kita menyaksikan terbitnya matahari atau melihatnya tenggelam menjelang senja

Selamat datang malamku, selamat jalan rinduku, hanya itu yang selalu ku ucap, saat senja berlalu darI langiku.

semestaku sekarat saat punggungmu menjauh sirna. dan di ufuk barat, tak pernah kulihat senja lebih bermuram durja.

senja begitu cepat brganti, dan smpai saat ini kau tetap kunanti

Senja itu spesial. Hanya datang pada waktu tertentu. Saat dia datang dia membawa keindahan..

Senja masih tak berparas bagiku, saat luka bergoresan di ulu. Laraku mengalir di hilir tak berhulu

Senja selalu apa adanya, luka, kehilangan, adalah sajak-sajak yang tercipta di bawahnya, di ufuk mata; ketika genggaman mereda

Senyumku menatap senja ini, reriuh daun-daun mengiringi. Tidakkah kau melihat saat-saat yang begitu indah.

Suatu saat ada dimana masanya kita menikmati senja bersama di teras rumah. Kamu dan aku dengan secangkir coklat hangat ditangan

Ternyata, bukan hanya senja yg dapat padam. Yaitu amarah, ketika pelukmu merengkuh semua peluh. Aku terasa seperti bayi kecil di dadamu.

Dengan mengungkapkan kata mutiara senja diharapkan dapat membuat segala sesuatu yang berat yang seharian tadi kita lewati dapat rontok semua. Tak ada yang bisa melakukan hal-hal berat selama ini, namun dengan usaha dan niatan yang kuat akan membawa kita ke tempat yang lebih baik walaupun harus dengan bersusuh payah terlebih dahulu. Bukankan untuk menjadi sukses kita tidak bisa dengan cara instan melainkan harus melewati tahapan yang cukup rumit tergantung apakah nantinya kita dapat melewati kesusahan tersebut walau hanya bermodalkan dengan kata kata mutiara senja.

Kirim Komentar

Email tidak akan ditampilkan. Wajib Diisi *